Pekerja Antar Daerah Malang Raya Tidak Ada Pembatasan Saat PSBB

  • Whatsapp
Foto : Bupati Malang, HM Sanusi
Foto : Bupati Malang, HM Sanusi

MALANGSATU.ID – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya secara resmi mulai berlaku sejak Minggu 17/5/2020, yang ditetapkan oleh Gubernur Jawa Timur dalam rakor di Bakorwil Malang, Rabu 13/5/2020.

Bacaan Lainnya

Namun demikian untuk para pekerja antar daerah Malang Raya tidak perlu risau akan adanya pembatasan akses saat penerapan PSBB tersebut. Karena telah disepakati tiga kepala daerah bahwa tidak ada pembatasan akses bagi para pekerja antar daerah di Malang Raya.

Seperti yang disampaikan oleh Bupati Malang, HM Sanusi setelah mengikuti rapat koordinasi bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Kantor Bakorwil Makang, yang memastikan para pekerja antar daerah Malang Raya bisa pulang atau pergi tanpa adanya pengecekan.

“Karena pelkasanaanya Malang Raya, jadi tudak ada pembatasan dengan kota atau kabupaten. Kan satu wilayah pelaksaan yang dilakukan bersama, Jadi tidak ada pembatasan untuk pekerja,” ujarnya, Rabu 13/5/2020.

Hal ini juga ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Didik Budi Muljono yang mengatakan, bhawa di Malang Raya nanti memang tidak ada pembatasan pekerja antar daerah.

“Untuk Malang Raya, sudah sepakat tidak ada pembatasan. Jadi yang bekerja di Kabupaten rumahnya di kota Malang akan tetap bisa bekerja. Ini pembatasan bukan pemberhentian,” ujarnya.

Perlu diketahui bahwa sebelum resmi diberlakukan PSBB tanggal 17/5/2020, tiga Pemerintah Daerah (Pemda), Malang Raya akan melakukan sosialisasi terkait pemberlakuan Peraturan Bupati (Perbup) dan Peraturan Walikota (Perwali) tentang PSBB kepada masyarakat.(*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait