Mercon Meledak, Seorang Kakek Tewas Dan Sejumlah Rumah Rusak

  • Whatsapp
Foto : Polisi pasang policeline di rumah korban
Foto : Polisi pasang policeline di rumah korban

MALANGSATU.ID – Mercon meledak, Seorang kakek berusia 62 tahun, warga Dusun Umbulrejo, Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, tewas saat meracik petasan di rumahnya, Minggu 24/5/2020.

Bacaan Lainnya

Kanit Reskrim Polsek Ngajum Ipda Eka Yuliandri Aska, mengatakan berdasarkan laporan kepolisian, korban yang meninggal saat meracik mercon tersebut bernama Suwarno.

”Kasusnya masih dalam tahap penyidikan. Petugas masih memastikan penyebab petasan tersebut bisa meledak,” ujarnya, Senin 25/5/2020.

Aska menyampaikan, berdasarkan penyidikan sementara, Suwarno saat itu meracik mercon dengan peralatan seadanya menggunakan pipa untuk membuat gulungan kertas sebagai wadah mesiu. Sedangkan untuk memadatkan bubuk mesiu, korban memanfaatkan kayu sebelum akhirnya menaruh sumbu.

“Semula semua berjalan sesuai rencana. Bahkan sudah ada puluhan mercon yang selesai dibuat oleh korban”, ujarnya.

Aska mengatakan, diduga karena kurang berhati-hati, bubuk mesiu yang sudah dimasukkan ke  pipa berisi lintingan kertas koran tersebut tiba-tiba meledak. Di saat bersamaan, ledakan mercon yang berukuran sekitar 10 sentimeter dan memiliki diameter 3 sentimeter tersebut mengenai tubuh Suwarno.

”Diduga kuat, petasan tersebut meledak karena terkena gesekan saat  memadatkan mesiu ke dalam gulungan kertas untuk wadah mercon,” jelasnya.

Tubuh renta korban terpental sekitar dua meter dari lokasi kejadian akibat edakan petasan. Ledakan mesiu yang dibuat korban juga sempat menyambar petasan lainnya sehingga terjadi ledakan susulan. Akibatnya, kediaman korban dan beberapa rumah tetangganya rusak parah.

Lebih lanjut, Aska mengagakan bahwa polisi masih mendalami hasil olah TKP dan keterangan dari beberapa saksi.

”Kasusnya masih dalam tahap pengembangan. Kami masih memburu keberadaan pelaku yang memasok mesiu pembuat petasan kepada korban,” ujarnya.

Korban dinyatakan meninggal dunia saat perjalanan menuju Rumah Sakit Wava Husada (Kepanjen). (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait