Kasat Banser Pagelaran : Saya Pimpin Langsung Gerakan Ayo Jogo Di Pagelaran

  • Whatsapp
Foto : Kasat Banser Pagelaran, Gus Asadurrofik
Foto : Kasat Banser Pagelaran, Gus Asadurrofik

MALANGSATU.ID – Gerakan Ayo Jogo yang dicanangkan oleh Ansor Kabupaten Malang selama pelaksanaan PSBB direspon dan dilaksanakan oleh Kasat Banser Pagelaran dengan menerjunkan personil di beberapa titik check point di perbatasan desa di wilayah Kecamatan Pagelaran.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan oleh Kasat Banser Pagelaran, H. Assadurrofiq yang mengatakan bahwa dalam rangka melaksanakan instruksi Ansor Cabang Kabupaten Malang, pihaknya menerjunkan personil Banser di beberapa titik check point di perbatasan desa.

“Kami juga berkoordinasi dengan muspika dan pemerintah desa di wilayah Pagelaran”, ujarnya, Rabu 20/5/2020.

H. Assadurrofiq, yang juga Kepala Desa Banjarjo Kecamatan Pagelaran menyampaikan bahwa gerakan Ayo Jogi yang dicanangkan Ansor cabang Kab Malang sangat tepat dalam kondisi seperti ini.

“Gerkaan Ayo Jogo ini sangat tepat dalam kondisi seperti ini, ditengah oandemi Covid-19 dan kriminalitas meningkat”, ujarnya.

Foto : Band pagelaran lakukan penjagaan di perbatasan desa pagelaran

Kasat Banser Pagelaran sekaligus Kades Banjarjo ini mengatakan bahwa dalam pelaksanaan Gerakan Ayo Jogo, Barisan Ansor Serbaguna Kecamatan Pagelaran menerjunkan personil Banser turut membantu pemerintah setempat dengan bergabung bersama Limnas dan Prangkat desa serta relawan di 9 titik pintu masuk Pagelaran.

“Kami membantu petugas menjaga posko, mengatur lalu lintas dan memastikan petugas keamanan melakukan pengecekan terhadap warga yang masuk ke Pagelaran selama 24 jam,” kata H. Assadurrofiq.

Kasatkoryon Banser Kecamatan Pagelaran tersebut menjelaskan bahwa sejumlah Banser membantu para petugas secara nonstop.

“Penjagaan ini melaksanakan instruksi dari Pimpinan sehingga kami memastikan anggota terlibat secara penuh dengan menerjukan anggota,” jelasnya.

Gus As’ad, biasa akrab di sapa mengemukakan bahwa personel Banser tersebut disiagakan di posko-posko pintu masuk menuju desa-desa sekecamtan Pagelaran.

“Ada 9 posko yang salah satunya di pos Jogosiyo Banjrejo ini,” ujarnya, saat mendatangai posko tersebut.

Gus As’ad, berharap seluruh warga mematuhi instruksi pemerintah dalam memutus mata rantai Corona. Salah satunya dengan tidak melakukan kunjungan ke luar kota apalagi di kawasan kerumunan massa.

“Hal itu demi memastikan bahwa wabah Corona segera berakhir sebelum memasuki Hari Raya Idul Fitri,” harapnya.

Foto : Banser pagelaran sinergi jaga perbatasan desa

Dari pantauan media ini, anggota Banser dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pagelaran, Banjarejo berada di salah satu pintu masuk Kecamatan Gondanglegi – Pagelaran yakni Posko Jogisiyo Banjarejo. Setidaknya ada 7 Banser bersama Linmas, Perangkat desa dan relawan turut membantu petugas dalam mencegah masuknya virus Corona atau Covid-19 ke Pagelaran.

Sementara itu, Marsidi, Ketua PAC GP ANSOR Pagelaran mengatakan sangat mengapresiasi para Banser yang dengan kesadaran sosial tinggi mau membantu para petugas.

“Sangat mendukung, mereka sadar betul ikut mencegah,” katanya.

Masih menurut Marsidi, pengecekan dilakukan dengan mengurangi warga keluar masuk ke kecamatan pagelaran.

“Karena dengan mengurangi orang datang dari luar daerah kita yang ada di Pagelaran lebih aman dan tenang,” terangnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan petugas bersama relawan adalah untuk mencegah Corona memasuki wilayah Pagelaran.

“Kita tetap waspada, tapi jangan panik,” tandasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait