Kapolres Malang Turun Langsung Bagikan Sembako Kepada Warga Kurang Mampu

  • Whatsapp
Foto : Kapolres Malang serahkan sembako kepada salah satu warga di Ngajum
Foto : Kapolres Malang serahkan sembako kepada salah satu warga di Ngajum

MALANGSATU.ID РJelang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Malang, Polres Malang bagikan Sebanyak 1700 paket sembako, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar turun langsung membagikan paket sembako tersebut.

Bacaan Lainnya

Diawali Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Malang AKBP Hendri Umar. Kemudian Kapolres Malang turun langsung membagikan kepada masyarakat, Jumat 15/11/2020.

AKBP Hendri Umar, orang nomor satu di Polres Malang ini blusukan ke desa-desa membagikan sembako tersebut secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan dan terdampak virus Covid-19.

Pembagian sembako ini dilakukan oleh Kapolres di Kecamatan Ngajum dengan didampingi Kapolsek Ngajum, AKP Ainun Djariyah bersama para pejabat utama Polres Malang.

Kapolres menjelaskan, pemberian bantuan sembako ini bertujuan membantu masyarakat kurang mampu jelang diterapkannya PSBB Malang Raya. 

“Bantuan ini diberikan kepada warga kurang mampu yang sebelumnya belum mendapatkan bantuan dari pemerintah,” ujarnya.

Kapolres Malang menyampaikan bahwa pembagian sembako ini serempak dilakukan hari ini.

“Saya menginstruksikan kepada seluruh jajaran Bhabinkamtibmas bersama Babinsa untuk langsung mendistribusikan sembako hingga ke daerah-daerah terpencil,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolres Malang mengatakan, untuk mendistribusikan sembako, Polres Malang mengerahkan seluruh armada yang ada.

“Ada yang memakai sepeda motor ada bak terbuka di belakangnya. Tujuannya supaya pendistribusian menjadi lebih mudah,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Polres Malang ini menginstruksikan agar pendistribusian dilakukan tepat sasaran.

“Sembako tersebut harus diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan berhak menerima,” tegasnya.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar berharap melalui pemberian sembako ini dapat membantu masyarakat kurang mampu, terutama saat diterapkan PSBB Malang Raya nanti. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait