Kabupaten Malang, Pasien Positif Covid-19 Bertambah Di Masa PSBB Jadi 72 Kasus

  • Whatsapp
Foto : Peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Malang
Foto : Peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Malang

MALANGSATU.ID – Pada masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Malang, jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 bertambah, hingga hari ini tercatat ada 72 kasus.

Bacaan Lainnya

Penambahan kasus pasien positif Covid-19 ini daoat diakses melalui website resmi satgas Civid-19 Kabupaten Malang dan akun instagram diskominfo Kabupaten Malang.

Dari 72 kasus tersebut, rinciannya adalah sebagai berikut, 24 orang dinyatakan sembuh, 10 orang telah meninggal dunia, dan sisanya yang berjumlah 38 orang kini masih menjalani perawatan, baik isolasi rumah, maupun karantina di Rumah Sakit.

Memasuki hari ke 10 penerapan PSBB, jumlah kasus positif Covid-19 mengalami peningkatan 13 kasus dari jumlah sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Arbani Mukti Wibowo, mengatakan bahwa peningkatan jumlah tersebut dikarenakan hasil swab dan adanya pendatang baru dari luar daerah.

“Peningkatan jumlah tersebut dikarenakan hasil Swab dan adanya warga pendatang dari luar daerah,” ujarnya, Rabu 27/5/2020.

Dengan kondisi tersebut Kadinkes Kab Malang, Arbani, mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak, serta tetap menggunakan masker.

“Untuk pendatang yang baru tiba dari daerah dengan zona merah diimbau untuk melapor ke perangkat desa setempat,” ujarnya.

Data yang bisa diakses dari website resmi satgascovid19.malangkab.go.id, per 26 Mei 2020, warga Kabupaten Malang yang berstatus Orang Dengan Risiko (ODR) ada 1.276 orang, dan untuk Orang Dalam Pengawasan atau ODP saat ini sudah mencapai 454 orang, dengan rincian 53 orang dalam pantauan, 17 orang dalam perawatan, dan 379 orang dinyatakan sembuh, serta 5 orang meninggal dunia.

Sedangkan, untuk warga Kabupaten Malang yang berstatus PDP saat ini ada 279 orang, rinciannya, 44 orang dalam perawatan di Rumah Sakit (RS), 9 orang menjalani perawatan di rumah, 200 orang sembuh, dan 26 orang meninggal dunia.(*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait