DPRD Kabupaten Malang Akan Kawal Dan Dampingi Distribusi Bansos

  • Whatsapp
Foto : Ketua DPRD Kab Malang, Didik Gatot Subroto
Foto : Ketua DPRD Kab Malang, Didik Gatot Subroto

MALANGSATU.ID – Distribusi bansos yang dilaksanakan oleh Pemkab Malang akan mendapatkan pengawalan dan pengawasan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang, bahkan akan dilakukan pendampingan terhadap distribusi bansos tersebut.

Bacaan Lainnya

Hal ini disamoaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto yang mengatakan bahwa pihaknya akan meminta kepada Dinas Sosial data penerima Bansos masyarakat Kabupaten Malang.

“Kita minta datanya ke Dinsos untuk kita berikan ke seluruh anggota dewan, dan kemudian dilakukan pendampingan disetiap daerah agar bantuan tersebut tepat sasaran,”ujarnya, selasa 12/5/2020.

Didik menyampaikan bahwa sumber anggaran Bansos saat ini cukup banyak, mulai Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemkab Malang yang diperuntukan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Pemkab Malang sendiri sudah mengalokasikan anggaran Rp 200 ribu yang berbentuk paket sembako yang akan diditribusikan ke 520 ribu KK”, ujarnya.

Didik mengatakan, bagi masyarakat terdampak yang belum terdata bisa mengajukan kembali.

Lebih lanjut, terkait PSBB, berpendapat bahwa penerapan PSBB Malang Raya adalah sebuah kesepakatan yang dibuat tiga daerah Malang Raya untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang dikoordinir oleh Pemprov Jatim.

“Saat penerapan PSBB ini, dukungan besar anggran penanganan Covid dikucurkan, mulai anggaran Pemprov maupun anggaran dari APBD Kabupaten Malang, ini harus dimaksimalkan secara transparan sehingga target utama PSBB yakni mencegah penyebaran Covid-19 ini bisa berhasil sesuai target,” ujarnya.

Kemudian, Didik meminta dukungan masyarakat terhadap upaya percepatan penanganan dan pencegahan Covid-19, caranya dengan mentaati seluruh himbauan dan larangan pemerintah.

“Ini semua dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, terlebih dengan penerapan PSBB Malang Raya yang membutuhkan dukungan penuh masyarakat agar target utama diterapkannya PSBB tersebut dapat berhasil”, pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait