Dindik Kab Malang Perpanjang Masa Belajar di Rumah Hingga 14 Juni 2020

  • Whatsapp
Foto : Dindik Kab Malang keluarkan SE perpanjang masa belajar dirumah
Foto : Dindik Kab Malang keluarkan SE perpanjang masa belajar dirumah

Bacaan Lainnya

MALANGSATU.ID – Proses belajar dirumah kembali diperpanjang, Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memperpanjang hingga 14 Juni 2020, masa belajar di rumah bagi siswa mulai jenjang PAUD hingga tingkat SMP.

Melalui surat edaran bernomor 443.1/35.07.010/2020 yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, masa belajar di rumah diperpanjang.

Hal ini di benarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Rahmat Hardijono bahwa perpanjangan masa belajar dirumah bagi siswa ini dilakukan atas amanah Pasal 6 ayal (4) peraturan Bupati Malang Nomor 16 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosal Berskala Besar (PSBB) dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Malang, dan memperhatikan SE Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman PenyeIenggaraan Belajar dari Rumah dalam Masa darurat Penyebaran Covid-19.

“Kebijakan itu dilakukan untuk menjaga keselamatan dan kesehatan bagi peserta didik, dan sekaligus sebagai upaya untuk lebih melindungi warga satuan pendidikan (kepala sekolah, guru/pendidik, tenaga kependidikan, komite sekolah, dan peserta didik), demi memutus mata rantai penularan Covid-19,” jelasnya, Jumat 29/5/2020.

Lebih lanjut Rahmat, dirinya meminta para siswa di Kabupaten Malang mulai jenjang PAUD hingga tingkat SMP untuk melakukan Kegiatan Belajar dari Rumah untuk antisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Malang.

“Para siswa diwajibkan untuk belajar di rumah hingga tanggal 14 Juni, dan masuk pada tanggal 15 Juni 2020,” ujarnya.

Rahmat, menambahkan untuk kepala sekolah, guru/pendidik, tenaga kependidikan baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN untuk masuk pada tanggal 1 Juni 2020 untuk mempersiapkan prasarana yang dibutuhkan untuk pencegahan Covid-19, sembari menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

“Dalam waktu 14 hari diharapkan prasarana di sekolah sudah tersedia, sesuai dengan protokol kesehatan, seperti wastafel sudah terpasang dan bisa difungsikan,” tandasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait