Camat Kepanjen Ikuti Istighosah Secara Online, Berharap Kepanjen Zero Covid-19

  • Whatsapp
Foto : Camat Kepanjen, Abai Shaleh ikuti doa dan istighosah online dikantor camat kepanjen
Foto : Camat Kepanjen, Abai Shaleh ikuti doa dan istighosah online dikantor camat kepanjen

MALANGSATU.ID – Ikuti acara doa dan Istighosah secara daring yang digelar oleh Pemkab Malang dan Unisma Malang, Camat Kepanjen Abai Shaleh berharap pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Malang dapat menekan bahkan mengakhiri pandemi Covid-19 di Kabupaten Malang.

Bacaan Lainnya

Camat Keoanjen, Abai Shaleh mengatakan bahwa Kepanjen termasuk salah satu kecamatan yang akan terkena PSBB karena masuk zona merah Covid-19, sehingga dengan diterapkanya PSBB, dia berharap Kota Kepanjen menjadi zero Corona.

“Kota kepanjen masuk zona merah covid-19, karena ada satu warga yang terkonfirmasi positif Covid-19″, ujarnya usai mengikuti doa bersama dan istighosah secara daring dari kantor Kecamatan Kepanjen, Jumat 15/5/2020.

Namun demikian, menurut Abai Shaleh, sesuai informasi dari Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, yang bersangkutan setelah menjalani perawatan intensif, mengalami kemajuan dan hasil swab sudah negatif,” ujarnya.

Camaat Keoanjen ini menambahkan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu swab lanjutan terhadap pasien tersebut.

“Semoga hasil swab ketiga hasilnya negatif”, ujarnya.

Lebih lanjut, Abai Shaleh mengatakan bahwa pihaknya dengan didukung tiga pilar dan seluruh Pemdes dan kelurahan di wilayah Kepanjen siap mensukseskan PSBB Malang Raya.

“Kami siap sukseskan PSBB, meski di Kota Kepanjen kultur masyarakat yang ada sangat majemuk dan menjadi tantangan sendiri untuk mensukseskan PSBB Malang Raya”, jelasnya.

Tapi menurut Abai Shaleh, pihaknya yakin bahwa dengan dukungan TNI dan Polri bisa maksimal.

“Kami siap menjadikan kota Kepanjen zero Covid-19, atas dukungan TNI dan Polri yang sangat maksimal, ditambah dukungan masyarakat yang mematuhi himbauan pemerintah”, ujarnya.

Camat Kepanjen ini menambahkan bahwaterus pihaknya mengingatkan semua pihak untuk tidak lengah, dan tetap mewaspadai penyebaran Covid-19 dan kondisi Kamtibmas di wilayah Kepanjen.

“Kita bersyukur masyarakat dukung penuh upaya yang kita lakukan,” tambahnya.

Kemudian Abai Shaleh menyampaikan bahwa besok pihaknya akan mengumpulkan seluruh Kepala Desa dan Lurah diwilayah Kepanjen untuk memantabkan proses dan skema penerapan PSBB, ada beberapa tambahan skema teknis salah satunya adalah Kampung Tangguh Covid-19.

“Saya mohon doa masyarakat agar Kota Kepanjen zero Covid-19, apalagi kita baru saja mengikuti istighosah dengan ulama dan umaro, ini merupakan sebuah spirit bagi kami untuk mewujudkan Kepanjen Zero pendemi Covid-19,” Pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait