Bersiap New Normal Life, Bupati Malang Siapkan Kampung Tangguh

  • Whatsapp
Foto : Sambutan Bupati Malang, HM Sanusi saat kunjungan Gubernur Jatim di Desa sitirejo Wagir
Foto : Sambutan Bupati Malang, HM Sanusi saat kunjungan Gubernur Jatim di Desa sitirejo Wagir

MALANGSATU.ID – Bupati Malang HM Sanusi, siapkan kampung tangguh seluruh desa di Kabupaten Malang hadapi masa transisi new normal life.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan Bupati Malang saat mendampingi Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meninjau kampung tangguh di kecamatan Wagir Kabupaten Malang, Rabu 27/5/2020.

Dalam sambutannya di hadapan Gubernur Jatim, Bupati Malang menyampaikan bahwa Kabupaten Malang akan menyiapkan kampung tangguh di seluruh desa se Kabupaten Mlanag dalam menghadapi masa transisi new normal life.

”Apabila nanti pemerintah sudah menetapkan relaksasi, masyarakat Kabupaten Malang sudah terbiasa dan sudah punya protap untuk menyelamatkan diri dari serangan atau penularan covid-19 ini,” ujarnya.

Bupati Malang juga menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian Gubernur Jatim kepada Kabupaten Malang.

”Terima kasih ibu (Gubernur Jatim) dan pak Pangdam, pak Kapolda atas perhatiannya di Kabupaten Malang khususnya dan semoga pandemi ini segera berakhir”, ujarnya sambil terisak.

Lebih lanjut Bupati Malang mengatakan bahwa Kabupaten Malang saat ini pigaknya telah mempersiapkan desa atau kampung tangguh di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Malang.

“Tujuannya adalah untuk mempersiapkan opsi new normal”, ujarnya.

Bupati Malang menyampaikan bahwa Kabupaten Malang terdiri dari 378 desa dan 12 kelurahan yang tersebar di 33 Kecamatan.

”Sekarang sudah ada sekitar 300 kampung tangguh. Nantinya seluruh desa akan saya targetkan untuk membentuk kampung tangguh,” tegasnya.

Bupati Malang menambahkan jika penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) berakhir dan beralih ke new normal life. Pihaknya memastikan jika jajaran Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Malang, siap mengawal untuk menerapkan sistem new normal tersebut.

”Secara kebutuhannya, setiap desa sudah terpenuhi, gubuk pangan sudah terpenuhi di masing-masing kampung tangguh. Tentunya dengan dibantu oleh semua pihak, termasuk ibu Gubernur dan jajaran Forkopimda Provinsi Jatim dan Kabupaten Malang, serta para relawan,” jelasnya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang ini mengatakan bahwa selain fokus ke sektor ekonomi, konsep new normal yang disiapkan melalui kampung tangguh tersebut, juga bertujuan untuk menjaga suasana harmonis serta menekan aksi kriminal yang ada di masing-masing desa.

”Dengan gotong royong, nantinya semua warga akan diwajibkan untuk melaksanakan pos kampling,” ujarnya.

Bupati Malang menambahkan, apabila ada kejadian yang tidak diinginkan, yakni adanya warga di kampung tangguh yang meninggal karena covid-19. Bupati Malang mengklaim jika masyarakat bisa menerima dan siap melaksanakan pemulasaraan jenazah, yang meninggal karena covid-19 tersebut.

”Akan terus kita edukasi, sehingga nanti setelah ada new normal life mereka sudah terdidik dan terbiasa melaksanakan pencegahan diri, penyelamatan diri dan mencegah penularan covid-19 ini,” imbuhnya.

Apabila opsi new normal benar-benar diterapkan di Kabupaten Malang, Bupati Malang, HM Sanusi berharap agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan. Yakni senantiasa mengenakan masker, rutin cuci tangan, dan menjaga jarak aman. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait