Terkendala Data, Banyak Warga Yang Belum Dapat Bansos Beras

  • Whatsapp
Foto : Kadinsos Nur Hasyim saat mendampingi Bupati Malang bagikan beras ke panti asuhan di Singosari

MALANGSATU.ID – Bantuan sosial berupa beras dalam rangka penanganan dampak covid-19 dari Pemkab Malang masih belum merata, hal ini dikarenakan data masyarakat yang membutuhkan masih belum masuk semuanya.

Seperti yang disampaikan oleh Kadinsos Kabupaten Malang H.Nurhasyim, SH.Msi yng menjelaskan, bahwa dari hasil evaluasi sementara, terkait Bansos tersebut masih membutuhkan pendataan kembali, karena masih banyak masyarakat yang belum menerima Bansos dari Pemkab Malang tersebut sehingga Pemdes diminta untuk mengajukan kembali data masyarakat yang belum mendapatkan bantuan pemerintah Kabupaten Malang.

Bacaan Lainnya

“Karena data yang kami gunakan ini adalah data lama yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos. Makanya kita minta Pemdes mengajukan data warga miskin yang belum mendapatkan bantuan tersebut,” ujarnya, Selasa 28/4/2020 saat mendampingi Bupati Malang bagikan beras kepanti asuhan di Singosari.

Menurut Nurhasyim, hla ini lantaran untuk merubah kembali data masyarakat miskin tersebut sangat sulit dan butuh waktu.

“Makanya Pemdes kita minta untuk mendata masyarakat yang belum kebagian Bansos tersebut. Nanti akan kami distribusikan melalui anggaran Covid-19 Kabupaten Malang,” ujarnya.

Nur Hasyim juga menegaskan bahwa bagi kepala Desa untuk tidak mengurangi beras bantuan dari pemkab Malang dengan alasan apapun.

“Kami imbau agar tidak mengurangi, dengan alasan apapun, kalau ada warganya yang belum kebagian mohon diajukan kepada kami”, tegasnya.

Sebagai informasi bahwa pemkab malang memberikan bantuan beras dan telur kepada masyarakat sebagai dampak dari pandemi covid-19, jumlah beras yang dibagikan untuk masing-masing KK adalah 10 kg beras dan 1 kg telur. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait