Terjunkan 100 Personil Banser, Ansor Pagelaran Gelar Penyemprotan Disinfektan, Cegah Penyebaran Covid-19

  • Whatsapp
Foto : Ketua Ansor Pagelaran dalam giat penyemprotan disinfektan

MALANGSATU.ID – Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Pagelaran terjunkan 100 personil Banser dalam giat penyemprotan disinfektan sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19 di wilayah Kecamatan Pagelaran.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua Ansor Pagelaran, Ustad Marsidi bahwa pihaknya menerjunkan 100 personil Banser dalam giat penyemprotan disinfektan.

Bacaan Lainnya

“Kami bergerak dan menerjunkan 100 personil Banser untuk melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Pagelaran”, ujarnya, Kamis 2/4/2020.

Marsidi mengatakan bahwa telah terealisasi penyemprotan disinfektan di 10 Desa yang berada di Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang untuk mengantisipasi adanya penyebaran virus Corona Covid 19 di wilayah Kecamatan Pagelaran.

“Kami laksanakan penyemprotan di 10 desa se kecamatan Pagelaran, dan dilakukan bertahap”, jelasnya.

Menurut Marsidi, sudah dilakukan tiga tahap penyemprotan disinfektan.

“Untuk tahap III ini kami fokuskan ke lembaga formal maupun non formal, seperti sekolah dan lainya serta rumah warga di area jalan utama”, jelasnya.

Foto : Banser lakukan penyemprotan disinfektan

Sebelumnya, pada tahap awal, menurut Marsidi, fokus penyemprotan adalah tempat ibadah, baik masjid dan gereja.

“Kami lakukan bertahap, biar lebih fokus dalam pemetaan wilayah”, ungkapnya.

Lebih lanjut, Marsidi mengatakan bahwa selain Banser, pihaknya juga melibatkan elemen lain dilingkungan NU Pagelaran.

“Kami libatkan semua, selain Banser, di MWC NU Pagelaran juga sudah terbentuk Tim Gugus Tugas Covid-19 MWCNU Pagelaran, didalamnya ada Ansor, Banser, fatayat, muslimat, ipnu, ippnu, pagar nusa, isnu, lp maarif dan denwatser”, jelasnya.

Marsidi juga menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya, ada Pembagian Tugas Penyemprotan dan Peralatan.

“Kita jadi 1 TIM Gusgas Covid-19, GP Ansor Pagelaran menyisir Tempat  Pendidikan Formal Negeri maupun Swasta, Pendidikan Non Formal (TPQ, Madin dan lainya serta Rumah warga, sementara tempat ibadah dan Pondok Pesantren, Fasilitas Publik (Pasar, Bank, Koperasi, dll) sudah kami lakukan hari Sabtu tanggal 28/3/2020″, jelasnya.

Kemudian, masih menurut Marsidi, bahwa kegiatan penyemprotan akan dilakukan secara kontinyu dan berkala setiap 2 minggu sekali, masyarakat diminta selalu terus waspada walaupun telah dilakukan penyemprotan.

“Dimohon ada kegiatan sosialisasi baik dari pemerintah atau yang lainya tentang pembuatan desinfektan yang ramah lingkungan dan mandiri agar warga dapat melakukan penyemprotan di daerahnya masing masing secara mandiri”, pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang