Peduli Dampak Pandemi Covid-19, Unisma Malang Berikan Paket Sembako Kepada Warga Sekitar

  • Whatsapp
Foto : Unisma Malang bagikan sembako kepada warga sekitar

MALANGSATU.ID – Sikap empati ditunjukkan oleh Unisma Malang dalam membantu masyarakat yang terdampak pandemi covid-19 dengan membagikan sembako untuk meringankan beban warga kurang mampu sekitar.

Unisma Malang memberikan paket berupa sembako dan Handsanitizer. Bahkan sebelumnya, juga telah diberikan bantuan serupa lewat Pemkot dan Pemkab Malang.

Bacaan Lainnya

Seperti yang disampaikan oleh Wakil Rektor 2 Unisma, H. Noor Shodiq Askandar, SE., MM, yang turun langsung memberikan bantuan secara simbolis kepada Ketua RW setempat.

Gus Shodik begitu akrab dipanggil, mengatakan bahwa Unisma ingin memberikan sesuatu yang lain. Sudah banyak yang memikirkan antisipasi penyebaran virus Corona, namun jarang yang memikirkan bagaimana masyarakat kurang mampu dengan pekerjaan harian dapat makan selama pembatasan aktivitas oleh Pemerintah.

“Kami utamakan dalam program pemberian ini khusus pekerja harian seperti penjual sayur keliling, tukang ojek dan pedagang kecil lainnya”, ujarnya, Sabtu 4/4/2020.

Gus Shodik mengatakan Unisma juga berempati kepada masyarakat ekonomi bawah, yang mana mereka tidak hanya memikirkan bagaimana cara menghindari virus berbahaya ini.

Foto : Pembagian sembako secara simbolis dari unisma kepada warga

“Kita pikirkan bagaimana pula mereka bisa makan sehari-harinya,” ungkapnya.

Gus Shodik juga menyampaikan bahwa Unisma berniatan mulia memberikan sesuatu yang bermanfaat ke masyarakat meskipun mereka hanya di rumah. Ini juga mengandung pesan kepada perusahaan dan orang-orang yang berkelebihan, agar memikirkan juga warga miskin dan mereka betah di rumah.

“Hari ini Unisma bagikan jumlahnya sesuai data dari Ketua RW. Sebelumnya kami juga sudah memberikan bantuan serupa kepada Pemkot Malang dan Pemerintah Kabupaten Malang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Shodik mengatakan bahwa Program sosial Unisma ini memberikan bantuan kepada simpul-simpul kalangan bawah. Diharapkan ini dapat juga sebagai stimulus bagi yang mampu untuk melakukan aksi peduli bersama.

“Termasuk program bantuan Unisma ini menyasar tetangga sekitar rumah tiap dosen yang betul-betul membutuhkan. Pasalnya dosen dan karyawan sudah memiliki gaji tetap bulanan, maka kampus ini menginstruksikan agar dana tunjangan natura disisihkan untuk program sosial ini,” imbuhnya.

Aksi sosial Unisma ini dalam satu paket pemberian tersebut berisi hand sanitizer, gula, minyak, dan juga mie instan. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait