Kunjungi Daerah Pelosok, Bupati Malang Beri Bantuan Sembako

  • Whatsapp
Foto : Bupati Malang, HM Sanusi berikan bantuan sembako

MALANGSATU.ID – Menempuh perjalanan panjang Bupati Malang, HM Sanusi kunjungi masyarakat di pelosok desa Kecamatan Ampelgading yang berbatasan dengan Kabupaten Lumajang unyuk mendistribusikan secara langsung bantuan bagi masyarakat, 23/4/2020.

Turut serta bersama Bupati Malang HM Sanusi ketua PKK kabupaten Malang Anis Zaidah; kemudian ada juga Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto; Wakapolres Malang, Kompol Toni Kasmiri; Kepala Staf Kodim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu, Mayor Inf Teguh Prastowo; serta beberapa kepala perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Malang.

Bacaan Lainnya

Bupati Malang HM Sanusi mendistribusikan bantuan di Ampelgading, yang berbatasan dengan Lumajang.

Bupati Malang mendistribusikan bantuan diawali di Desa Purwoharjo. Ratusan warga mendapatkan bantuan berupa 5 kilogram beras.

Foto : Bupati Malang berikan bantuan tunai bagi yang tidak kebagian beras

“Beberapa warga yang tidak mendapatkan beras, sebagai gantinya diberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 50 ribu per orang”, ujarnya.

Pendistribusian bantuan itu dilaksanakan hingga ke Dusun Licin yang ada di Desa Lebakharjo. Dusun Licin menjadi salah satu wilayah yang terpencil dan memiliki akses jalan sangat sulit.

“Ini kemungkinan baksos terakhir mengingat besok sudah bulan puasa. Baksos ini dilakukan untuk meringankan warga yang saat ini terdampak Covid-19″, ujarnya.

Foto : Bupati Malang berikan bantuan kepada masyarakat

Bupati Malang mengatakan bahwa pendistribusian sembako sengaja di tempatkan di daerah yang ada di perbatasan.

“Kalau kemarin kita di Sumberoto Donomulyo yang berbatasan dengan Wates Blitar, hari ini kita di Dusun Licin Desa Lebakharjo yang berbatasan dengan Lumajang,” ujarnya.

Total, untuk hari ini saja, ada 1.050 beras kemasan 5 kilogram yang dibagikan kepada masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Coronavirus disease 2019 atau Covid-19 saat ini. (*)

Pondok Pesantren di Malang