Konfirmasi Pasien Positif Bertambah 2 Orang Dan Kumulatif Jadi 7 Orang Di Kabupaten Malang

  • Whatsapp
Foto : Rilis resmi satgas covit-19 kab malang 

MALANGSATU.ID – Setelah tersebar kabar bahwa di Kabupaten Malang ada 8 orang yang secara kumulatif positif covid-19, dengan rincian 1 meninggal, 4 sembuh, dan 3 pasien baru. Satgas Covid-19 Kabupaten Malang akhirnya memberikan konfirmasi terkait pasien positif di wilayah Kabupaten Malang.

Dari rilis Satgas Covid-19 Kabupaten Malang melalui laman resminya, http://satgascovid19.malangkab.go.id/ dan akun resmi twitter https://twitter.com/MalangkabT?s=08 dan https://twitter.com/kabmalanginfo?s=08 disampaikan bahwa kasus pasien positif berjumlah 7 orang secara kumulatif. Rinciannya, 1 meninggal, 4 dinyatakan sembuh, dan 2 pasien baru.

Bacaan Lainnya

Untuk dua pasien positif, satu diisolasi di rumah dan satunya dirawat di rumah sakit.

Seperti disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Malang Arbani Mukti Wibowo yang membenarkan data tersebut, bahwa saat ini di Kabupaten Malang, jumlah kasus positif terpapar covid-19 menjadi 7 dari 5 orang sebelumnya.

“Dari 5 kasus bertambah 2. Jadi, sekarang ada 7 pasien positif. Dua pasien baru sudah ditangani tim kesehatan satgas seperti data yang dirilis kemarin,” ujarnya.

Dari data itu, kasus kumulatif positif covid-19 terjadi di wilayah Dau berjumlah 4 orang, Karangploso (1 orang), Lawang (1 orang), dan Pakis (1 orang.

Sedangkan orang dengan risiko (ODR) 1.622, orang dalam pemantauan (ODP) 159 orang, dan pasien dalam pengawasan (PDP) ada 55 orang.

Dengan kondisi sebaran covid-19 yang belum diketahui pasti kapan mereda dan berakhir ini membuat Pemkab Malang pun menggencarkan proses penegakan physical distancing dan social distancing di berbagai wilayahnya.

Berbagai persiapan ruang isolasi di tingkat desa pun mulai digalakkan dalam menghadapi kemungkinan arus mudik. Diprediksi kondisi itu akan membuat penyebaran covid-19 semakin sulit dibendung, sehingga baik pemkab Malang dan polres malang melakukan imbauan untuk tidak mudik. (*)

Unira Malang

Pos terkait