Kapolres Malang Akan Tidak Tegas Provokator Penolak Jenazah Pasien Positif Covid-19

  • Whatsapp
Foto : Pres conference Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar

MALANGSATU.ID – Kapolres Malang AKBP Hendri Umar akan tindak tegas bagi provokator yang menolak pemkaaman jenazah pasien terduga atau positif covid-19 di wilayah hukum polres Malang.

Bahkan, Kapolres Malang menegaskan terkait ancaman hukumannya bagi provokator penolak jenazah pasien positif covid-19, yakni bakal dikenakan pasal berlapis KUHP dan UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Bacaan Lainnya

“Kami akan tindak tegas provokator yang menolak pemakaman pasien positif covid-19. Sudah ada pasalnya, persis seperti yang terjadi di Semarang,” ujarnya, Senin 13/4/2020.

Kapolres Malang mengatakan bahwa anggota Polres Malang, TNI bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Malang telah melakukan upaya preventif, yakni melakukan sosialisasi ke sejumlah desa.

“Anggota dari Polsek Bhabinkamtibnas, bersama TNI dan Dinas Kesehatan gencar sosialisasi bahwa pemakaman jenazah pasien positif corona tidak boleh ditolak. Karena kami sudah siapkan prosedur pengamanan untuk pemakaman,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolres Malang, AKBP Hendri  Umar menambahkan, belum ada jenazah pasien Covid-19 yang ditolak warga saat akan dimakamkan.

“Belum ada penolakan, di Kecamatan Dau yang kemarin meninggal juga tidak ditolak,” pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait