Fatayat NU Kab. Malang Bangkit Berpartisipasi Antisipasi Penyebaran Corona

  • Whatsapp
Foto : Partisipasi fatayat dalam pencegahan corona

MALANGSATU.ID – Saat pandemi Covid-19 menjangkit, Fatayat NU Kabupaten Malang bangkit berpartisipasi mengantisipasi penyebaran Corona lewat serangkaian aksi nyata seperti edukasi, penyemprotan disinfektan dan pembagian masker.

“Saat pandemi Covid-19 menjangkit, Kami bangkit berpartisipasi mengantisipasi penyebaran Corona berkegiatan seperti edukasi, penyemprotan disinfektan dan pembagian masker,” tegas
Koordinator Bidang Cyber dan Literasi
PC Fatayat NU Kabupaten Malang Hidayatis Syarifah, Jumat 24/4/2020.

Bacaan Lainnya

Wabah Covid-19 atau lebih populer di masyarakat dengan sebutan wabah Corona, yang sudah menjangkit di Indonesia sejak sekitar sebulan ini, membawa dampak yang luar biasa bagi masyarakat.

Pandemi Corona ini mampu memporak porandakan tatanan kehidupan sosial masyarakat dan mengacaukan program-program yang sudah tersusun rapi.

Sekolah, kantor, pondok pesantren, masjid bahkan pasar pun jauh dari keramaian, karena semua menerapkan kebijakan “work from home”, belajar dari rumah, bekerja dari rumah, beribadah di rumah, belanja pun dari rumah.

Perekonomian juga ikut terpuruk, mall-mall tutup, cafe-cafe redup, penjual makanan keliling pun kehilangan konsumennya, karena tidak ada lagi anak-anak sekolah yang mengerubuti dagangan mereka.

Jalanan sepi, tidak banyak orang berkendara dan berlalu lalang, akibat adanya kebijakan “social dan physical distancing”.

Rakyat menjerit akibat pandemi Covid-19ovid-19.

“Namun demikian, kelumpuhan ini tidak lantas menjadikan kami kader-kader Fatayat NU turut menarik diri. Pandemi covid-19 justru melecut semangat untuk bangkit. Bangkit dari ketidakberdayaan dan kepasrahan. Bangkit dari ketakutan dan kekhawatiran. Bangkit untuk melawan covid yang menjangkit,” tegas perempuan yang akrab dipanggil Eva ini.

Eva menjelaskan, PC Fatayat NU bersama-sama dengan PC NU beserta banom-banomnya, terjun langsung ke tingkat bawah. Bersama-sama dengan PAC Fatayat NU dan MWC NU beserta banom-banomnya di setiap kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Malang, membangun sinergi dalam Gerakan Bersama Pencegahan Covid-19.

Dalam gerakan ini pihaknya mengadakan program penyemprotan disinfektan dan juga pemberian edukasi kepada warga setempat.

Obyek penyemprotan adalah masjid, musholla, madin, sekolah, gereja, pura, wihara, pasar, kantor, klinik, panti bahkan pos kamling.

Untuk edukasi pihaknya menjelaskan kepada masyarakat sekitar tentang apa itu Covid-19, bagaimana cara penularannya, apa saja gejala bagi yang terpapar dan bagaimana cara mencegah dan menanggulanginya.

“Pada beberapa kecamatan Kami juga mengadakan pembagian masker dan “hand sanitizer” secara gratis kepada pengguna jalan. Gerakan bersama Pencegahan covid-19 ini Kami lakukan secara serempak di seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Malang,” terang Hidayatis.

Ada 33 kecamatan tersebar di wilayah Kabupaten Malang. Dengan cakupan wilayah yang luas dan medan yang juga cukup berat mengharuskan untuk membagi tim gusgas menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil agar bisa menjangkau sampai ke pelosok.

Hingga saat berita ini ditulis total sudah ada 64.961 titik yang didatangi. Kegiatan ini masih akan terus berlangsung selama pandemi Covid-19 ini belum berakhir.

Dengan Gerakan Bersama Pencegahan Covid-19 ini diharapkan wabah Corona bisa ditekan seminimal mungkin penyebarannya.

Hingga pada akhirnya diharapkan semua bisa segera terbebas dari pandemi Corona.

Selain itu, juga telah dijalankan pembagian sembako dan masker oleh beberapa PAC Fatayat ( Singosari, Kepanjen, Jabung, dan Wajak). (*).

Pondok Pesantren di Malang