Dapati Pemuda Nongkong Tengah Malam, Forkopimda Langsung Gelar Rapid Test

  • Whatsapp
Foto : Para pemuda yang kedapatan nongkrong di teras ruko kepanjen

MALANGSATU.ID – Gelar patroli physical distancing Forkopimda Kabupaten Malang mendapati anak-anak muda nongkrong yang tidak menerapkan physical distancing dan langsung dilakukan tindakan serta di lakukan rapid test secara acak, Jumat 17/4/2020 malam. 

Tampak ikut dalam rombongan forkopimda tersebut Bupati Malang, Kapolres Malang, Dandim 1808, ketua DPRD Kabupaten Malang.

Bacaan Lainnya

Sekumpulan anak-anak muda didapati sedang nongkrong di teras ruko di kawasan Jalan Ahmad Yani, Ardirejo Kepanjen. Dan petugas langsung berhenti dan mendatangi anak-anak muda tersebut.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, mengatakan, petugas langsung melakukan protokol rapid test. Satu per satu, anak-anak muda yang terciduk masih nongkrong tengah malam tersebut, diambil sampelnya.

“Kami mendatangi anak muda yang nongkrong tengah malam di emperan toko Kepanjen dan kami lakukan rapid test secara acak. Ada delapan orang yang kami periksa, hasilnya negatif semua,” jelasnya.

Kapolres Malang menyampaikan kekecewaanya dengan anak-anak muda yang nongkrong  tengah malam di pinggir jalan di depan emperan toko.

“Dalam situasi seperti ini, mereka harusnya tidak berkeliaran di jalan dan istirahat di rumah. Karena itu kami tak akan berhenti melakukan operasi dadakan rapid test ini”, ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres Malang mengatakan dengan dukungan Forpimda Kabupaten Malang, Polres Malang akan semaksimal mungkin mendorong perlawanan dan pencegahan penyebaran covid-19.

“Untuk malam berikutnya, kami akan lakukan operasi ini lagi dan melakukan rapid test secara acak,” tambahnya.

Kapolres Malang menegaskan bahwa operasi rapid test acak bakal dilakukan di wilayah-wilayah kecamatan di Kabupaten Malang. Dengan data Satgas Covid-19 Kabupaten Malang tentang kawasan zona merah.

“Polres Malang sudah memiliki beberapa target yang akan disasar dalam operasi rapid test acak. Misalnya, Bululawang, Ngajum, Pagelaran hingga Pakis”, pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait