Cegah Covid-19, Masuk Desa Pondokagung Wajib Diperiksa Suhu Badan Dan Cuci Tangan

  • Whatsapp
Foto : pos pantau di pintu masuk desa pondokagung kasembon

MALANGSATU.ID – Pos Pantau Pemeriksaan Covid-19 terkait mobilitas warga masyarakat yang keluar masuk Desa Pondokagung Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang, didirikan oleh Jangkar Kelud, setiap warga yang masuk desa diperiksa suhu badan menggunakan termo gun dan wajib cuci tangan.

Mbah Darmo, dari Komunitas Jangkar Kelud mengatakan bahwa pos pantau ini didirikan oleh beberapa komunitas peduli bencana dinataranya Jankar Kelud, FPRB, Kartar dan Pemdes.

Bacaan Lainnya

“Tujuan dari adanya pos pantau ini adalah untuk memeriksa, khususnya suhu tubuh dan mendata masyarakat yang masuk Desa Pondokagung, baik pemudik, tamu ynag menginap, atau warga setempat yang baru pulang dari daerah yang masuk zona merah agar terpantau mobilitasnya dan keberadaannya”, jelasnya, Sabtu 4/4/2020.

Mbah Darmo mengatakan, bahwa semua yang masuk Desa pondokagung diperiksa.

Foto : setiap warga yang masuk desa pondokagung diperiksa suhu badanya

“Semua diperiksa, semua warga yang masuk ke Desa Pondokagung”, ujarnya.

Lebih lanjut, Mbah Darmo menyampaikan bahwa selain diperiksa, semua warga juga diwajibkan cuci tangan pakai sabun, kendaraannya disemprot dengan cairan disinfektan.

“Selain diperiksa suhu badannya, mereka juga kita wajibkan cuci tangan okaai sabun dan kendaraan ya disemprot disinfektan”, ujarnya.

Menurut Mbah Darmo, kegiatan seperti ini akan mudah memetakan pergerakan warga dan memantau penyebaran civid-19 di Desa.

Foto : pos pantau pintu masuk juga mewajibkan warga untuk cuci tangan

“Ini konsepnya sederhana tapi bisa dengan mudah memantua pergerakan warga yang keluar masuk desa, dan memantau penyebaran civid-19”, jelasnya.

Mbahk Darmo berharap semua desa menerapkan hal seperti ini.

“Mantaunya akan lebih mudah, pemdes juga lebih mudah, dan warga merasa aman dan nyaman karen aketika masuk desa sudah dalam kondisi steril”, pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang