Bupati Malang Tinjau Check Poin Gojek di Singosari, Cegah Driver Terpapar Covid-19

  • Whatsapp
Foto : Bupati Malang memberikan masker pada dalah satu driver gojek

MALANGSATU.ID – Bupati Malang bersama Forkopimda Kabupaten Malang meninjau keberadaan Check Poin Gojek di Halaman Pusat Kerajinan Kendedes, Singosari, Kabupaten Malang, Senin 20/4/2020.

Keberadaan check point ini adalah untuk memeriksa kesehatan dan kondisi para driver maupun mitra ditengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Bacaan Lainnya

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Malang, HM Sanusi, Ketua DPRD Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar dan Dandim 0818 Kabupaten Malang-Batu, Letkol Inf Ferry Muzawwad.

Sementara itu perwakilan dari Gojek yang hadir adalah Head Regional Government Relation Jatim Bali Nusra, Boy Arno Muhammad, serta manajemen Gojek yang ada di Malang Raya.

Boy Arno Muhammad mengatakan bahwa pihaknya memiliki mitra (Driver) sebanyak 5 ribu orang di Malang Raya.

“Untuk Kabupaten Malang kmai miliki mitra sekitar 1500 mitra, sedangkan untuk mlaang raya lebih dari 5 ribu orang”, jelasnya.

Boy Arno Muhammad mengatakan bahwa check poin tersebut terdapat layanan yang bisa digunakan para driver untuk mengantisipasi Covid-19. Seperti pengecekan suhu tubuh, pemberian masker dan hand sanitizer.

“Jika ada mitra yang membutuhkan hand sanitizer bisa mendapatkan di posko Check Poin ini,” ujarnya.

Foto : Bupati malang memberikan pengarahan pada driver gojek

Pada kesempatan yang sama, Bupati Malang HM Sanusi yang hadir meninjau check point tersebut, memberi apresiasi apa yang telah dilakukan oleh Gojek dalam rangka mengantisipasi Covid-19.

“Check poin ini merupakan fasilitas yang diberikan para driver dalam rangka mencegah berkembangnya virus Corona,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Malang mengatakan bahwa pemkaab Malang juga peduli dengan masyarakat Kabupaten Malang terdampak Covid-19, termasuk juga driver Ojol Gojek.

“Masih kita pelajari driver Gojek ini masuk cluster yang mana, sehingga nantinya dapat berhak mendapat bantuan masyarakat yang terdampak Covid-19,” pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait