Beraksi Disaat Pandemi Covid-19, Pria Asal Wagir Dibekuk Polisi

  • Whatsapp
Foto : Pelaku kriminalitas saat berada di polsek suku

MALANGSATU.ID – Aksi kriminalitas kembali terjadi ditengah pandemi Covid-19, beberapa tempat menjadi sasaran karena tidak ada aktifitas selama oandemi corona seperti sepeti sekolah dan lainya.

Seperti yang dialami oleh sebuah sekolah swasta dikota Malang, yang kebobolan dan kehilangan 10 laptop.

Bacaan Lainnya

Namun demikian, gerak cepat dari jajaran polsek sukun yang akhirnya menangkap pelaku.

Seperti yang disampaikan oleh Kapolsek Sukun, AKP Suyoto bahwa pelaku sudah ditangkap, bernama Subekti, 51 tahun, warga Desa Sitirejo Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Pelaku ditangkap di kediamannya, Kamis 23/4/2020 malam.

Kapolsek Sukun, AKP Suyoto, menyampaikan bahwa penangkapan pelaku bermula dari laporan kepala SMK yang menyatakan sekolanya kehilangan 10 laptop. Bila dirupiahkan mencapai Rp 39 juta.

“Penangkapan ini awalnya dari laporan kepala sekolah SMK tersebut pada hari Senin (20/4). Laptop itu katanya diletakkan di sebuah ruangan,” jelasnya, Jumat 24/4/2020.

Suyoto menerangkan, saat ditinggal pulang oleh guru pada Jumat (17/4), laptop diletakkan di atas meja dan ditutup plastik.

Namun pada hari senin, 10 laptop itu pun sudah tidak ada. Dengan kondisi pintu ruangan dan gemboknya yang sudah terbuka.

“Lalu dilakukan penyelidikan dan akhirnya tertangkaplah pelaku di kediamannya di daerah Wagir Kabupaten Malang pada Kamis (23/4) sekitar pukul 19.00,” jelasnya.

Kapolsek Sukun, AKP Suyoto, mengatakan bahwa dari kediaman pelaku, ditemukan barang bukti berupa 8 buah laptop merk Asus. Hasil penyidikan mengungkapkan, bahwa korban diduga telah menjual dua dari total 10 hasil laptop yang dicuri.

Saat ini pelaku masih di tahan di Polsekta Sukun untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman paling lama 7 tahun penjara. (*)

Pondok Pesantren di Malang