Antisipasi Pemudik, Wakil Ketua Bidang Pora PDIP Kabupaten Malang Siapkan Rumah Karantina

  • Whatsapp
Foto : Ketua Satgas Pencegahan Wabah Covid-19 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Abdul Qodir

MALANGSATU.ID – Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga (Pora) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang menyiapkan Rumah Karantina untuk mengantisipasi datangnya pemudik di Bumi Arema.

Rumah Karantina disiapkan secara bertahap dan berkala. Partai berlogo banteng moncong putih ini bekerjasama dengan pemerintah desa setempat. Sebagai langkah awal, Desa Mulyoagung, Dau, Kabupaten Malang disiapkan pionir awal berdirinya Rumah Karantina.

Bacaan Lainnya

Ketua Satgas Pencegahan Wabah Covid-19 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Abdul Qodir, mengatakan rumah karantina ini sebagai bentuk bakti kader kepada bangsa dan negara.

“Kami siapkan Rumah Karantina ini untuk Arek Ngalam perantauan yang memaksakan diri mudik ke kampung halamannya. Sebelum masuk ke kampungnya, harus dipastikan dulu bebas dari Covid-19 dengan cara karantina,” katanya, Rabu 15/4/2020.

Adeng, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa Rumah Karantina akan dilengkapi dengan dapur umum dan fasilitas dasar seperti kamar mandi dan tempat tidur.

Dapur umum dirancang tetap higienis untuk menghidangkan makanan minuman kepada warga karantina. Pemenuhan gizi peserta karantina menjadi prioritas penanganan utama selama isolasi.

“Tentu kebijakan physical distancing diterapkan dengan ketat dengan pantauan tim medis dan otoritas kesehatan, untuk keamanan kami akan berkoordinasi dengan aparat TNI/Polri juga satgas internal partai” imbuhnya.

Pria yang juga Wakil Ketua Bidang PORA DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang ini menyatakan, sebagai kader wajib hukumnya mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

Spirit yang dibawa sesuai ajaran Bung Karno yakni memperjuangkan ideologi dan nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, dengan semangat gotong royong yang menjadi intisari Pancasila, langkah pencegahan harus diposisikan nomor wahid untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Kegiatan sosial ini, menandakan bahwa kami tegak lurus atas instruksi partai. Tanpa henti kami bergerak bersama masyarakat untuk peduli sesama, karena musuh terbesar bukan Covid-19 itu sendiri tapi diri kita. Kita harus disiplin, dan ikut anjuran pemerintah seperti penerapan physical distancing dan beraktivitas di rumah,” bebernya.

Adeng lanjut menjelaskan, penanganan Covid-19 sesuai dengan instruksi partai bahwa setiap daerah wajib melakukan sosialisasi dan langkah penanganan dalam memutus mata rantai Covid-19.

“Kita akan selalu hadir di tengah permintaan masyarakat karena pandemi covid-19 ini sudah cukup membuat masyarakat kecil menengah terpukul secara ekonomi,” pungkasnya.

Sebelumnya, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang melakukan aksi sosial kemanusiaan dengan membagikan 45 ton beras kepada warga terdampak. Serta menghibahkan ribuan wastafel portabel di sejumlah titik keramaian di Kabupaten Malang. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait