Metro Cafe Wajibkan Pengunjung Disemprot Handsanitezer

  • Whatsapp
Foto : Sparkling Metro, mengelola metro cafe dan metro pool

MALANGSATU.ID – Di tengah merebaknya virus covid-19 dan ditengah lesunya seluruh tempat usaha karena pandemi covid-19, beberapa tempat usaha di Kepanjen termasuk Metro cafe dan Metro pool masih tetap buka dengan tetap memenuhi standart keamanan kesehatan atas merebaknya virus covid-19 dengan mewajibkan setiap pengunjung untuk disemprot handsanitezer sebelum masuk.

Seperti yang disampaikan oleh pengelola Metro cafe dan Metro pool, Roby Rudianto yang mengatakan bahwa setiap pengunjung cafe dan kolam renang wajib disemprot handsanitezer sebelum masuk.

Bacaan Lainnya

“Kita wajibkan kepada setiap pengunjung untuk disemprot handsanitezer, kita siapkan handsanitezer dan petugasnya”, ujarnya.

Foto : setiap pengunjung metro wajib disemprot handsanitezer

Roby menambahkan bahwa hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19.

“Kami tetap siaga, sesuai instruksi pimpinan kita siapkan handsanitezer dan untuk kenyamanan pengunjung agar tetap aman berada di dalam cafe dan kolam renang, sebelumnya juga kita lakukan penyemprotan disinfektan di seluruh lokasi metro cafe”, ujarnya.

Foto : Petugas menyemprotkan handsanitezer kepada pengunjung metro cafe

Lebih lanjut, Roby menyampaikan bahwa sejak ditetapkan status darurat Corona, baik cafe dan kunjungan ke tempat renang di Metro Kepanjen agak berkurang.

“Sangat berdampak ya, satu minggu ini berkurang kunjungan, saya kira tidak disini saja tapi di semua tempat”, jelasnya.

Namun demikian, Roby meyakinkan bahwa di metro cafe dan metro pool tetap steril.

Foto : kondisi metro cafe di malam hari sejka merebaknya covid-19

“Kami terus perketat, dengan standart kesehatan, sepanjang pengunjung ikuti yang kita terapkan maka akan aman”, jelasnya.

Di Metro cafe, pengunjung wajib disemprot handsanitezer ketika akan masuk dan tempat duduknya juga ditata sedemikian rupa agar tidak berdekatan.

“Ini semua kita lakukan demi kenyamanan dan keamanan pengunjung metro cafe”, pungkas Roby. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait