Dampak Covid-19, Arema FC Berharap PSSI dan PT LIB Segera Ambil Putusan

  • Whatsapp
Foto : Media officer arema fc, Sudarmaji

MALANGSATU.ID – Semakin merebaknya virus corona dan dengan ditetapkannya status darurat covid-19 membuat keberlanjutan Liga 1 makin tidak menentu.

Sampai saat ini masih belum ada kepastian apakah lanjutan kompetisi kasta tertinggi Indonesia itu akan berlanjut sesuai jadwal atau tidak. Bahkan justru ada kemungkinan kompetisi yang memasuki pekan keempat itu akan ditunda.

Bacaan Lainnya

Dengan masih belum ada kejelasan tentang status Shopee Liga 1 2020.
Arema FC sebagai salah satu kontestan Liga 1 ikut gelisah, karena bingung menyusun program latihan.

Media Officer Arema, Sudarmaji, menyampaikan bahwa pihaknya berharap kepada PSSI dan operator liga segera mengambil keputusan.

“Kami sangat berharap federasi (PSSI) dan operator kompetisi (PT Liga Indonesia Baru) segera mengambil keputusan. Apakah ini force majeure atau seperti apa karena klub saat ini dalam masa paling sulit,” ujarnya.

Sudarmaji mengatakan, bahwa banyak kesulitan yang dirasakan manajemen Arema FC,  yakni tidak bisa menggunakan lapangan latihan, karena semua lapangan yang dikelola pemerintah ditutup, agar tidak membuat keramaian dalam rangka menjalankan imbauan, bahwa semua warga melakukan social distancing sehingga dilarang ada kegiatan yang berpotensi menarik banyak orang.

“Kami tidak bisa menggunakan lapangan latihan karena pemerintah menutup lapangan”, ujarnya.

Lebih lanjut, Sudarmaji mengatakan bahwa dengan adanya status darurat Corona dilarang melakukan aktifitas yang melibatkan lebih dari 30 orang.

“Padahal setiap Arema latihan pemain, pelatih dan ofisial jumlahnya lebih dari itu. Jadi sekali lagi federasi dan operator harus segera mengambil keputusan sehingga klub juga bisa melakukan penyesuaian,” harapnya.

Rencana jadwal Shopee Liga 1 2020 selanjutnya memang dimulai pada 3 April mendatang. Tapi, tidak ada garansi jika kompetisi bisa berjalan sesuai rencana.

“Sekarang kami terus intensif berkomunikasi dengan dokter tim untuk memberikan update terkait corona dan apa yang harus dilakukan. Hari ini kami sudah menunda latihan sesuai dengan arahan dokter. Rencananya kembali latihan pada Senin,” pungkasnya. (*)

Pondok Pesantren di Malang

Pos terkait